Perkantoran PEMDA Kabupaten Pringsewu (0729)7330048 (0729)7330048 kabpringsewu@kemenag.go.id Senin - Kamis (07.30 - 16.00) Jum'at (07.30 - 16.30)
  • RI
  • Pisah Sambut
Selamat Datang Di Website Resmi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung

Menyambut Ramadhan 1442 H dalam Pandemi Covid-19

Kemenag, Pringsewu (Humas) – Marhaban yaa Ramadhan... Bulan Ramadhan 1442 Hijriyah / 2021 Masehi akan segera datang, masih sama dengan tahun sebelumnya (1441 H) Ramadhan tahun ini pandemi Covid-19 ternyata masih belum juga usai.

Di tengah situasi pandemi virus corona yang masih melanda dunia tidak terkecuali negara kita Indonesia, masyarakat diimbau untuk banyak berdiam diri di rumah, termasuk beribadah. Di media sosial banyak yang berharap situasi wabah virus corona segera berakhir dan Ramadhan bisa berlangsung seperti tahun-tahun sebelumnya.

Menyambut Ramadhan 1442H/2021M Kementerian Agama juga sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor : SE. 03 Tahun 2021 tanggal 5 April 2021 tentang Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri Tahun 1442 H / 2021 M.

“Panduan ini dibuat untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) serta memberikan rasa aman kepada umat Islam dalam menjalankan ibadah pada bulan suci Ramadan dan memberikan panduan beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko COVID-19, "demikian dikatakan M. Rizza Apriano mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pringsewu saat menghadiri rapat koordinasi dengan Pemerintah Daerah, Kapolres dan Ormas Islam di Aula Sekdakab Pringsewu, Selasa (6/4/21).

Berikut ini panduan terkait pelaksanaan ibadah yang disampaikan dalam Surat Edaran Menag tersebut :

1. Umat Islam, kecuali bagi yang sakit atau atas alasan syar’i lainnya yang dapat dibenarkan, wajib menjalankan ibadah puasa Ramadan sesuai hukum syariah dan tata cara ibadah yang ditentukan agama;

2. Sahur dan buka puasa dianjurkan dilakukan di rumah masing- masing bersama keluarga inti;

3. Dalam hal kegiatan Buka Puasa Bersama tetap dilaksanakan harus mematuhi pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dan menghindari kerumunan;

4. Pengurus masjid / mushala dapat menyelenggarakan kegiatan ibadah antara lain:
- Shalat fardu lima waktu, shalat tarawih dan witir, tadarus Al- Qur’an, dan iktikaf dengan pembatasan jumlah kehadiran paling banyak 50% dari kapasitas masjid/mushala dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat, menjaga jarak aman 1 meter antaijamaah, dan setiap jamaah membawa sajadah/mukena masing-masing;
- Pengajian / Ceramah/Taushiyah/ Kultum Ramadan dan Kuliah Subuh paling lama dengan durasi waktu 15 (lima belas) menit;
- Peringatan Nuzulul Qur’an di masjid/ mushala dilaksanakan dengan pembatasan jumlah audiens paling banyak 50% dari kapasitas ruangan dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat;

5. Pengurus dan pengelola masjid/mushala sebagaimana angka 4 (empat) wajib menunjuk petugas yang memastikan penerapan protokol kesehatan dan mengumumkan kepada seluruh jamaah, seperti melakukan disenfektan secara teratur, menyediakan sarana cuci tangan di pintu masuk masjid /mushala, menggunakan masker, menjaga jarak aman, dan setiap jamaah membawa sajadah/ mukena masing-masing;

6. Peringatan Nuzulul Qur’an yang diadakan di dalam maupun di luar gedung, wajib memperhatikan protokol kesehatan secara ketat dan jumlah audiens paling banyak 50%darikapasitas tempat / lapangan;

7. Vaksinasi COVID-19 dapat dilakukan di bulan Ramadan berpedoman pada fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi COVID-19 Saat Berpuasa, dan hasil ketetapan fatwa ormas Islam lainnya;

8. Kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat, infak, dan shadaqah (ZIS) serta zakat fitrah oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan massa;

9. Dalam penyelenggaraan ibadah dan dakwah di bulan Ramadan, segenap umat Islam dan para mubaligh/penceramah agama agar menjaga ukhuwwah islamiyah, ukhuwwah wathaniyah, dan ukhuwwah bashariyah serta tidak mempertentangkan masalah khilafiyah yang dapat mengganggu persatuan umat.
Para mubaligh/penceramah agama diharapkan berperan memperkuat nilai-nilai keimanan, ketakwaan, akhlaqul karimah, kemaslahatan umat, dan nilai-nilai kebangsaan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui bahasa dakwah yang tepat dan bijak sesuai tuntunan Al-Quran dan As-Sunnah;

10. Shalat Idul Fitri 1 Syawal 1442 H/2021M dapat dilaksanakan di masjid atau di lapangan terbuka dengan memperhatikan protokol kesehatan secara ketat, kecuali jika perkembangan COVID-19 semakin negatif (mengalami peningkatan) berdasarkan pengumuman Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 untuk seluruh wilayah negeri atau pemerintah daerah di daerahnya masing-masing. (Humas).

alur nikah

alur daftar haji

Kontak

  Komplek Perkantoran PEMDA Kabupaten Pringsewu, Pekon Klaten, Kecamatan Gading Rejo, Kabupaten Pringsewu, Propinsi Lampung, Kode Pos 35372
  (0729)7330048
  kabpringsewu@kemenag.go.id
  kemenagpringsewu.id